Polda Sumbar Kerahkan Personel, Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Koto Tangah

Tim Personel Polda Sumbar Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kawasan Perumahan Lubuk Minturun Koto Tangah Padang.(foto;Ist)

Andalas Time,Padang - Polda Sumatera Barat mengerahkan sekitar 200 personel gabungan untuk membantu penanganan banjir yang merendam sejumlah kawasan di Kota Padang. Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol. Solihin, turun langsung ke lokasi terdampak untuk memimpin dan memantau proses evakuasi warga.


Ratusan personel tersebut berasal dari unsur Satbrimob, Ditpolairud, Sat Samapta, jajaran Polresta Padang dan polsek setempat. Mereka bekerja bersama tim SAR, BPBD, TNI, relawan, serta masyarakat untuk membantu warga yang terdampak banjir.


“Personel yang diterjunkan ada sekitar 200 orang, terdiri dari unsur Brimob, Ditpolairud, Sat Samapta, hingga jajaran Polresta dan Polsek setempat yang bahu-membahu bersama tim SAR serta BPBD,” ujar Brigjen Pol. Solihin saat memberikan keterangan di lokasi evakuasi.


Empat Titik Banjir, Kelompok Rentan Jadi Prioritas Evakuasi


Menurut Wakapolda, terdapat empat titik banjir yang menyebabkan permukiman warga terendam cukup parah. Di antara kawasan yang disebut terdampak adalah Gurun Laweh dan Tabing.


Sejumlah kawasan tersebut berada di sekitar daerah aliran sungai (DAS) yang sebelumnya juga pernah mengalami banjir. Kondisi ini membuat proses evakuasi dan kewaspadaan terhadap kemungkinan kenaikan air menjadi perhatian utama petugas.


Dalam pelaksanaan evakuasi, petugas memprioritaskan kelompok rentan, seperti bayi, anak-anak, dan lanjut usia (lansia), untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Sebagian warga diarahkan menuju musala dan lokasi pengungsian terdekat, sementara sebagian lainnya dijemput oleh keluarga.


“Sudah banyak warga yang berhasil kita evakuasi, terutama anak-anak, bayi, dan lansia. Sebagian kita arahkan ke musala dan sebagian lagi ada yang dijemput oleh pihak keluarga,” jelasnya.


Sementara itu Dirpolairud Polda Sumbar, Kombes Pol. Ibnu Bagus Santoso, menyatakan, tim SAR Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Barat bergerak membantu mengevakuasi warga terdampak banjir di Kampung Apa Lubuk Raya, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.


"Di tengah derasnya arus banjir, personel Ditpolairud Polda Sumbar melakukan upaya evakuasi untuk membantu warga menuju lokasi yang lebih aman. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan pertolongan akibat banjir,"sebut dia.


Menurut Kombes Pol. Ibnu Bagus Santoso, personel di lapangan berupaya menjalankan tugas kemanusiaan dengan mengutamakan keselamatan warga serta memperhatikan kondisi arus dan situasi di lokasi terdampak.


"Kehadiran Tim SAR Ditpolairud di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada warga yang menghadapi situasi darurat. Selain membantu proses evakuasi, petugas juga berupaya memastikan warga yang terdampak dapat menjangkau tempat yang lebih aman,"ujar dia.


Bencana banjir tidak hanya membutuhkan penanganan cepat, tetapi juga kerja sama dan kepedulian berbagai pihak. Karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada, menghindari arus banjir yang deras, serta mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama.


"Melalui kegiatan tersebut, Ditpolairud Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat. Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan kemanusiaan ketika warga menghadapi bencana,"pungkas Dirpolairud Polda Sumbar, Kombes Pol. Ibnu Bagus Santoso.(**)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url